Hari demi hari kita telah mengarungi samudra mahligai rumah tangga
menebar warna dan semerbak harum mewangi bunga
seperti kita pertama kali bertemu dengan orang kita cinta
Terkadang begitu erat kita saling menggenggam jemari
akan tetapi tidak jarang terhempas terbawa angin dan derasnya air hujan
seperti bah air yang menghantam membuat kita terpisah
dan berteduh ditempat yang berbeda berhias fatamorgana
Seperti menari bersama kunang-kunag tanpa cahaya
wajah tersamar, pandang mata memudar
terkadang kita tidak mengenalinya lagi.....
:Dan dengan setulus hati kita merawat cinta dan kasih sayang sebagai sebuah anugerah dari Illahi.
Love u, fe.
Senin, 18 Agustus 2014
Sabtu, 05 Juli 2014
Dosa Hitam
Ruang tak lagi bebas tertawa
Menyesali waktu tersesat dibelantara fana
Getar malam menghapus jejak
Termangu terkurung api dipuncak sesak
Lihatlah dukacita alam raya
Semesta menangis menyesali angkara
Menunjuk tanah menjadi lautan air mata darah
Menabur jejak-jejak gelisah
Bergulir bening diantara kebimbangan
Bertahan atau menghancurkan dendam
Ribuan menit telah menjadi prasasti masa
Rasa merupa badik menikam jiwa
airmata tersimpan jelas di jelita gulita
seteguh repih mimpi, lebih cahaya dari benderang bulan di lantai jendela
setelah kepergian airmata
kita akan selalu sampai di bagian akhir cerita.
:kita masih saja disebut baik meski bergelimang dosa.
fe.
Menyesali waktu tersesat dibelantara fana
Getar malam menghapus jejak
Termangu terkurung api dipuncak sesak
Lihatlah dukacita alam raya
Semesta menangis menyesali angkara
Menunjuk tanah menjadi lautan air mata darah
Menabur jejak-jejak gelisah
Bergulir bening diantara kebimbangan
Bertahan atau menghancurkan dendam
Ribuan menit telah menjadi prasasti masa
Rasa merupa badik menikam jiwa
airmata tersimpan jelas di jelita gulita
seteguh repih mimpi, lebih cahaya dari benderang bulan di lantai jendela
setelah kepergian airmata
kita akan selalu sampai di bagian akhir cerita.
:kita masih saja disebut baik meski bergelimang dosa.
fe.
Kamis, 03 Juli 2014
WAHYU IBLIS
Dia membisikkan
Kepada bala tentaranya
Berbagai alasan dan dalil
Untuk melestarikan kemaksiatan
Dia berdalil,
"Makhluk yang lebih baik asal penciptaannya, tidak selayaknya memberikan hormat Kepada makhluk yang lebih rendah asal penciptaannya."
: Menurut iblis, api lebih mulia dari pada tanah.
fe.
Kepada bala tentaranya
Berbagai alasan dan dalil
Untuk melestarikan kemaksiatan
Dia berdalil,
"Makhluk yang lebih baik asal penciptaannya, tidak selayaknya memberikan hormat Kepada makhluk yang lebih rendah asal penciptaannya."
: Menurut iblis, api lebih mulia dari pada tanah.
fe.
Hikayat Sang Bulan
Nun jauh di dasar kalbu tempat ketulusan ditasbihkan
Kata-kata tak mampu menembus keniscayaan
Empedu kehidupan layaknya bonus dari Tuhan
Tanpa harus bertanya berulang- ulang
Serabut langit jatuh satu persatu
Harum malam berhamburan merdu
Sepasang kunang-kunang mengerjap dan diam
Mengiringi perjalanan pulang sang bulan
Bersenandung di sepanjang jalan hitam
Menyusuri hutan randu tempat menaburkan lamunan
Mimpi terukir disepanjang jalan
Lidah berikrar pada sang malam:
"Aku akan kembali esok, Melintasi jalan setapak, menunggui hujan penuh sesak."
: Bulan pucat pasi menatap langit pekat menikam cahaya sunyi.
fe.
Kata-kata tak mampu menembus keniscayaan
Empedu kehidupan layaknya bonus dari Tuhan
Tanpa harus bertanya berulang- ulang
Serabut langit jatuh satu persatu
Harum malam berhamburan merdu
Sepasang kunang-kunang mengerjap dan diam
Mengiringi perjalanan pulang sang bulan
Bersenandung di sepanjang jalan hitam
Menyusuri hutan randu tempat menaburkan lamunan
Mimpi terukir disepanjang jalan
Lidah berikrar pada sang malam:
"Aku akan kembali esok, Melintasi jalan setapak, menunggui hujan penuh sesak."
: Bulan pucat pasi menatap langit pekat menikam cahaya sunyi.
fe.
Kamis, 05 Juni 2014
Sebenar Puisi
sajak yang kutulis kali ini
adalah mencintai mimpi, tidur dan harapan
telah kukemas rapi dalam kotak berkerlip bintang
adalah sebaris pengakuan pada buku-buku dingin kesendirian
ruang aku memuja sepi menaikkan gerimis dan meletakan pelangi
mencium tatapku/mu lalu merapikan setiap jejak langkah kita dan tersenyum.
:"ﷲ menyertai dalam tiap langkah."
adalah mencintai mimpi, tidur dan harapan
telah kukemas rapi dalam kotak berkerlip bintang
adalah sebaris pengakuan pada buku-buku dingin kesendirian
ruang aku memuja sepi menaikkan gerimis dan meletakan pelangi
mencium tatapku/mu lalu merapikan setiap jejak langkah kita dan tersenyum.
:"ﷲ menyertai dalam tiap langkah."
Langganan:
Postingan (Atom)